Penerapan VLSM Pada Packet Tracer
Sesuai dengan caranya yang pertama kali kita lakukan adalah :
1. Urutkan host yang lebih banyak
Maka akan didapatkan dengan :
- 4 Host untuk PC (layer kuning)
- 2 Host untuk router
- 2 Host untuk PC (layer hijau)
2. Tentukan subnet yang dipakai dalam jaringan
Jika maksimal hanya terdapat 4 host maka kita buat subnetnya yang mencukupi untuk 4 host atau lebih. Dengan rumus 2h-2 untuk menentukan host, nilai h yang mencakupi untuk 4 host adalah 23. Maka jumlah subnetnya adalah 255.255.255.248 dengan CIDR /29 dan blok subnet :
- 192.168.1.0 /29
- 192.168.1.8 /29
- 192.168.1.16/29
- 192.168.1.24/29
- dan sampai terakhir 192.168.1.248 /29
jadi network yang akan dipakai pada layer kuning yaitu 192.168.1.0 /29 dengan host yang digunakan 192.168.1.1 - 192.168.1.6 /29
3. Nah, pada layer merah dan hijau kita hanya memerlukan 2 host. Jadi kita pecah lagi supaya pas untuk mencangkupi 2 host, itulah kegunaan VLSM agar network dapat pas untuk mencakupi host yang ada. Kita gunakan rumus 2h-2 dengan nilai h adalah 2h. Maka subnet yang didapat 255.255.255.252 dengan CIDR /30. Kita pecah Network 192.168.1.8/29 supaya mencakupi
2 host, jadi blok subnetnya adalah
- 192.168.1.8 /30 (192.168.1.8 didapat dari nilai network pada CIDR /29)
- 192.168.1.12/30
- 192.168.1.16/30
- sampai terkahir.
Maka tinggal kita aplikasikan saja nilai host yang kita cari....
Host pada layer kuning : 192.168.1.1 - 192.168.1.6 /29 ( 4 host)
Host pada layer merah : 192.168.1.13 - 192. 168.1.14 /30 ( 2 host)
Host pada layer hijau : 192.168.1.9 - 192.168.1.10 /30 ( 2 host)
Thanks to My patner http://afifrifaishalendra.blogspot.co.id/





